Abstrak Artikel
Kebutuhan bahan pemanis semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan industri pangan. Salah satu jenis pemanis alami yang belum banyak dikembangkan adalah bubuk stevia. Bubuk stevia terbuat dari daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) segar dengan kadar air senilai 74,73% (basis basah) yang dikeringkan mencapai kadar air 8,61% (basis basah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengikat terhadap aktivitas antioksidan. Bahan pengikat yang digunakan adalah gum arab dan maltodekstrin. Daun stevia dikeringkan pada suhu 55℃ selama 5 jam dan diekstrak menggunakan metode microwave assisted extraction (MAE) dengan aquadest sebagai pelarut pada rasio bahan baku:pelarut senilai 1:35 (b/v) dengan daya 300 watt selama 5 menit. Penguapan aquadest sebagai pelarut menggunakan rotary vacuum evapprator dilakukan pada suhu 40â—¦C, kecepatan 80 rpm selama 20 menit dengan diketahui volume ekstrak stevia dan pelarut senilai 78 ml. Rasio esktrak stevia cair:bahan pengikat yang digunakan sebesar 1:1 (b/b). Total padatan stevia yang diperoleh dari proses penguapan pelarut diketahui senilai 10,60%. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) pada panjang gelombang 517 nm dengan tiga kali ulangan (triplo). Hasil penelitian menunjukan bubuk stevia dengan penambahan gum arab:maltodekstrin memiliki aktivitas antioksidan yang lemah, dengan nilai IC50 sebesar 205,24 ppm. Kata kunci: Bubuk Stevia, Microwave Assisted Extraction (MAE), Aktivitas AntioksidanÂ
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.