Abstrak Artikel
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian budaya Kabata di Kelurahan Sirongo Folaraha, Kota Tidore Kepulauan. Kabata merupakan salah satu tradisi lisan masyarakat Tidore yang berisi syair, nasihat, dan nilai-nilai moral yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan zaman, modernisasi, dan minimnya regenerasi pelaku budaya menjadi tantangan dalam mempertahankan eksistensi Kabata di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, pelaku budaya, tokoh masyarakat, serta dokumentasi terkait kegiatan budaya di Kelurahan Sirongo Folaraha. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya Kabata dilakukan melalui beberapa upaya, yaitu: (1) pewarisan secara lisan dalam lingkungan keluarga dan komunitas adat; (2) keterlibatan dalam kegiatan adat dan perayaan budaya; (3) dukungan pemerintah daerah melalui festival dan kegiatan kebudayaan; serta (4) upaya dokumentasi dan pengenalan budaya kepada generasi muda melalui pendidikan informal. Meskipun demikian, pelestarian Kabata masih menghadapi kendala berupa kurangnya minat generasi muda dan pengaruh budaya luar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian budaya Kabata memerlukan sinergi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah agar tradisi ini tetap lestari dan relevan di era modern.
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.