Abstrak Artikel
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa di lingkungan Universitas Nusa Cendana, khususnya dalam membangun dan memperkuat sikap toleransi di tengah keberagaman suku, agama, budaya, serta latar belakang sosial yang melekat pada masyarakat Flobamora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai realitas sosial yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap dinamika interaksi sehari-hari mahasiswa di lingkungan kampus serta wawancara mendalam dengan sejumlah informan guna menggali pengalaman, persepsi, dan praktik nyata terkait toleransi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengelompokan, penyajian, dan penafsiran secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara aktif menginternalisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Hal ini tercermin dalam praktik kolaborasi kelompok yang inklusif, sikap saling menghormati dalam pelaksanaan ibadah, budaya diskusi yang terbuka dan demokratis di kelas, serta tingginya solidaritas sosial antar mahasiswa. Meskipun demikian, masih ditemukan sejumlah tantangan seperti munculnya stereotip antarsuku, keterbatasan komunikasi lintas budaya, dan kecenderungan etnosentrisme. Namun, berbagai tantangan tersebut dapat diminimalisasi melalui peran strategis kampus yang diwujudkan dalam empat pilar utama, yaitu kegiatan organisasi kemahasiswaan, seni dan budaya, seminar kebangsaan, serta pengabdian kepada masyarakat, yang diperkuat dengan identitas kolektif budaya Flobamora. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai konsep normatif, tetapi juga sebagai nilai hidup yang berperan penting dalam menciptakan suasana akademik yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban.
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.