Beranda/Jurnal Jaringan dan Teknologi Informasi (JATI)/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN BAK PENAMPUNG AIR DI KOTA TERNATE

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengemban tugas pokok melaksanakan pengelolaan dan pelayanan air bersih untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Air baku dari pada PDAM Kota Ternate yang berasal dari sumber air tidak semerta-merta dapat langsung digunakan untuk kebutuhan air bersih di dalam bangunan. PDAM umumnya menggunakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara fisika dan kimiawi. Pada dasarnya, pengolahan air tersebut dibagi menjadi 3 bagian yaitu: Intake Building sebagai tempat pertama masuknya air dari sumber serta penyaringan, kemudian air akan dipompa ke water treatment plant untuk dilakukan instalasi utama pengolahan air bersih sebelum air dipompa atau dialirkan ke reservoir (Bak Penampungan Air) dan disalurkan ke rumah dan bangunan di Kota Ternate. Jumlah reservoir yang ada saat ini adalah 12 reservoir, dengan jumlah penyaluran wilayah sebanyak 14 wilayah terjangkau. Informasi mengenai pemetaan jaringan bak penampung air (reservoir) PDAM di Kota Ternate sangat diperlukan oleh masyarakat maupun pihak PDAM khususnya pada PDAM Kota Ternate untuk membantu dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat dan membantu mendapatkan informasi jaringan pipa dengan mudah dan cepat. Perancangan sistem informasi geografis ini menggunakan menggunakan metode protoype dan menggunakan library leaflet JS untuk digitasi peta dan frameworknya menggunakan Codeigniter sebagai pengolahan data ke dalam web. Hasil yang ditampilakan sistem berupa data pemetaan jaringan pipa, bak penampung, sumber air dan keterangan dapat ditampilkan dalam peta dan data tabulasi.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp