Abstrak Artikel
Vitamin C adalah senyawa antioksidan yang larut dalam air dengan berbagai manfaat kesehatan dan berperan sebagai kofaktor dalam banyak reaksi enzimatik dalam tubuh. Salah satu sumber alami vitamin C yang berpotensi adalah buah kersen (Muntingia calabura), yang dikenal juga dengan nama talok di Indonesia. Pemanfaatan kersen sebagai sumber vitamin C alami masih terbatas karena kurangnya informasi tentang kandungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C pada buah kersen dan membandingkannya dengan tujuh jenis buah lain yang umum dikonsumsi. Kadar vitamin C diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C pada buah kersen sebesar 57,43 mg/100 gram BDD, lebih tinggi dibandingkan dengan papaya california, jeruk sunkist, jeruk siam, mangga kwini, jambu air, dan semangka, namun lebih rendah dari jambu biji (68,67 mg/100 gram BDD). Buah kersen memiliki potensi sebagai sumber vitamin C alami yang dapat dimanfaatkan lebih luas dalam masyarakat.
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.