Beranda/JIKK/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Kajian Harmonika Pasang Surut dan Implikasinya terhadap Ekosistem dan Budidaya Laut di Satonda English: Tidal Harmonic Analysis and Its Implications for Ecosystem and Marine Aquaculture in Satonda

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Kajian pasang surut merupakan aspek fundamental dalam dinamika oseanografi yang memengaruhi berbagai aspek lingkungan pesisir, mulai dari sirkulasi massa air hingga distribusi nutrien dan perencanaan kegiatan manusia di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasang surut di perairan Pulau Satonda, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menggunakan pendekatan harmonik dan evaluasi tidal datum. Data pasang surut harian dikumpulkan dan dianalisis dengan metode harmonik Fourier untuk memperoleh amplitudo dan fase komponen utama, termasuk M2, S2, K1, dan O1. Rasio Formzahl (F) dihitung untuk menentukan tipe pasang surut, sedangkan tidal range digunakan sebagai indikator energi pasut. Hasil analisis menunjukkan bahwa perairan Satonda memiliki tipe pasang surut campuran dengan dominasi komponen diurnal (Formzahl = 1,54), ditandai oleh satu pasang dan satu surut penuh per hari, meskipun sesekali terjadi dua pasang tidak seimbang. Rentang pasang surut maksimum mencapai ±1,7 m, mengkategorikan Satonda sebagai wilayah mesotidal dengan energi pasut sedang, yang signifikan memengaruhi arus lokal, sirkulasi vertikal, serta zonasi ekosistem pesisir seperti mangrove, lamun, dan terumbu karang. Studi ini juga menekankan implikasi praktis dalam navigasi laut, budidaya perikanan dan kerang, konservasi habitat, serta perencanaan wisata bahari. Temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pengelolaan sumber daya pesisir dan mitigasi risiko terkait fluktuasi pasang surut di wilayah tropis Indonesia timur.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp