Beranda/JIKK/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Efesiensi Teknis Pemasangan Rumpon di Perairan Bone Bolango Provinsi Gorontalo

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

ABSTRAKPerairan Teluk Tomini sekitar perairan Bone Bolango terdapat sejumlah alat bantu penangkapan yang biasa disebut dengan rumpon. Rumpon tersebut terpasang dan tersebar di perairan dimana mimiliki sejumlah faktor-faktor teknis yang dapat mempengaruhi produksi tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efisiensi teknis pemasangan rumpon di perairan Bone Bolango. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Bone Bolango Provinsi Gorontalo pada bulan April-Agustus 2018. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu kedalaman perairan (x1), lama masa panen rumpon (x2), jarak rumpon dengan daratan (x3), jarak antar rumpon (x4) dan produksi tangkapan ikan di area rumpon (Y). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 22 spot tempat pemasangan rumpon. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis efisiensi teknis (Tehcnical Eficiency) menggunakan model DEA (Data Envelopment Analysis). Berdasarkan hasil analisis efisiensi diperoleh nilai rata-rata 0,802 yang berarti bahwa secara umum pemasangan rumpon di perairan Bone Bolango relatif belum efisien. Dari 22 spot rumpon yang diamati, terdapat 2 spot rumpon yang sudah efisien yaitu pada spot 18 yang memiliki kedalamanan 600 meter, lama masa panen rumpon selama 10 hari, jarak rumpon dengan daratan sejauh 591 meter dan jarak antar rumpon sejauh 539 meter dengan produksi tangkapan di area rumpon sebesar 1850 kg serta rumpon pada spot 21 yang memiliki kedalamanan 800 meter, lama masa panen rumpon selama 7 hari, jarak rumpon dengan darata sejauh 2065 meter, jarak antar rumpon sejauh 799 meter dan produksi tangkapan sebesar 2000 kg. Kata kunci: : efisien, faktor teknis, rumpon, produksi tangkapan   Â

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp