Abstrak Artikel
Abstrak Kegiatan penambangan terbuka pada area Limonite Dump Pit X PT. Weda Bay Nickel berpotensi menghasilkan limpasan permukaan yang tinggi sehingga diperlukan sistem pengelolaan air tambang yang memadai melalui sediment pond. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan volume limpasan, menghitung kapasitas sediment pond eksisting, serta mengevaluasi kesesuaian kapasitas tampungan terhadap volume limpasan yang masuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis hidrologi meliputi perhitungan curah hujan rencana, intensitas hujan menggunakan metode Mononobe, debit limpasan menggunakan Metode Rasional, serta perhitungan volume sediment pond berdasarkan kondisi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume limpasan pada Catchment Area 01 sebesar 38.050,826 m³ selama durasi hujan 2 jam dan pada Catchment Area 02 sebesar 7.540,621 m³. Sementara itu, kapasitas sediment pond eksisting pada Catchment Area 01 sebesar 29.341,911 m³ dan pada Catchment Area 02 sebesar 4.255,211 m³. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua catchment area mengalami kekurangan kapasitas tampungan masing-masing sebesar 8.708,915 m³ dan 3.285,410 m³, sehingga belum memenuhi kebutuhan tampungan air limpasan dan berpotensi menyebabkan overflow saat hujan berintensitas tinggi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas melalui optimalisasi kolam eksisting atau pembangunan sediment pond tambahan guna mendukung efektivitas pengelolaan air tambang di area penelitian. Kata Kunci: Sediment pond, limpasan permukaan, catchment area, metode rasional
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.