Beranda/Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Analisis time series untuk memprediksi jumlah penduduk miskin di Cilacap

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Kemiskinan merupakan salah satu aspek yang harus ditanggulangi pemerintah agar setiap warga negara mendapatkan kesejahteraan yang sama dan perekonomian yang merata. Pentingnya kebijakan untuk memberantas kemiskinan telah dilakukan pemerintah indonesia dan khsususnya pemerintah daerah cilacap telah berupaya besar untuk dapat mengurangi tingkat kemiskinan. Diketahui bahwa di Cilacap tercatat tingkat kemiskinan pada tahun 2022 sebesar 11.02%. Untuk itu, sebagai upaya untuk dapat mengurangi jumlah kemiskinan di cilacap perlu adanya data prediksi yang diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah untuk menyusun kebijakan dan strategi penanganan yang tepat. Hal tersebut menjadi dasar adanya penelitian ini yang bertujuan untuk melakukan prediksi jumlah penduduk miskin di cilacap dengan analisis time series berbantuan software POM-QM untuk komputasinya. Metode time series yang digunakan ialah moving average, weighted moving average, dan exponential smoothing. Data jumlah penduduk miskin di Cilacap yang digunakan ialah data pada tahun 2005 sampai dengan 2022 berdasarkan data BPS. Diperoleh hasil bahwa, metode exponential smoothing merupakan metode terbaik time series untuk peramalan jumlah penduduk miskin di cilacap dengan tingkat kesalahan sebesar 6.77% atau akurasi sebesar 93.23% yang berarti sangat akurat. Selanjutnya, hasil prediksi untuk periode 2023 didapatkan bahwa jumlah penduduk miskin di cilacap sebesar 191668 jiwa.Kata kunci:Time Series, Jumlah Penduduk Miskin, Exponential Smoothing, Moving Average

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp