Abstrak Artikel
Budidaya rumput laut berkembang pesat di Indonesia dan menjadi penyumbang devisa yang cukup besar di dunia industri perikanan. Hal ini didukung oleh wilayah pesisir pantai yang luas yang dapat diubah menjadi ladang budidaya rumput laut yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Laju Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Berdasarkan Metode Jaring Kantong Dengan Bobot Bibit Yang Berbeda. Penelitian ini di laksanakan di periran Teluk Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Selama 45 hari. Proses budidaya dilakukan di pantai Desa Tuada. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, setiap perlakuan diulang lima kali berdasarkan metode penanaman yakni metode jaring kantong. Perlakuan yang diterapkan diantaranya : Perlakuan A bobot bibit awal 100 gram, Perlakuan B boot bibit awal 125 gram, Perlakuan C bobot bibit awal 150 gram. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: Laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii berdasarka metode jaring kantong dengan bobot bibit awal yang berbeda dapat memberikan pengaruh yang berbeda nyata bagi pertumbuhan relatif spesifik harian dan pertumbuhan mutlak. Laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii berdasarkan metode jaring kantong dengan bobot bibit awal 100 gram dapat memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan relatif spesifik harian dan pertumbuhan mutlak.
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.