Abstrak Artikel
Pemenuhan hak dasar atas listrik menjadi tantangan serius di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program sosialisasi yang dilakukan oleh Fakultas Hukum Universitas Khairun dalam upaya memenuhi hak dasar kebutuhan listrik masyarakat. Metode penelitian kualitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan tinjauan dokumen perencanaan desa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Dana Desa berperan sebagai sumber pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Desa, di lokasi yang belum terjangkau jaringan listrik nasional. Implementasi program ini berhasil meningkatkan tingkat akses listrik dan partisipasi masyarakat. Namun, tantangan utama meliputi kapasitas teknis perangkat desa, keterbatasan alokasi anggaran, dan keberlanjutan operasional infrastruktur. Disimpulkan bahwa Dana Desa merupakan mekanisme potensial yang dapat mempercepat pemenuhan hak dasar listrik ketika diintegrasikan dengan kebijakan penguatan kapasitas pemerintah desa dan skema pendampingan berkelanjutan.
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.