Abstrak Artikel
Abstract Kepulauan Seribu yang termasuk kedalam wilayah DKI Jakarta menjadi salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun asing. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas perairan di Kepulauan Seribu, terutama di sepanjang pantai yang berdekatan dengan laguna. Salah satu cara termudah untuk memgevaluasi kondisi perairan adalah melalui parameter biologi, yaitu komposisi plankton yang terdapat di perairan. Sampel plankton diambil dari empat laguna sekitar Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada tahun 2012. Plankton, baik fitoplankton maupun zooplankton diamati berdasarkan ciri morfologi dan dihitung kelimpahannya menggunakan Sedgwick Rafter Cell (SRC) dengan pendekatan metode sensus. Perhitungan Indeks keanekaragaman atau biodiversitas turut digunakan untuk mendefinisikan keberadaan plankton di laguna sekitar Pulau Pari, kepulauan Seribu. Fitoplankton yang berhasil diidentifikasi adalah dari kelas Cyanophyceae, Bacillariophyaceae, dan Dinophyceae. Bacillariophyceae hadir dan mendominasi di semua laguna yang diamati. Sementara itu, kelas zooplankton terdiri dari Protozoa, Crustaceae, Gastropoda, Pelecypoda, dan Nematoda. Jumlah taksa fitoplankton berkisar dari 15–31 dan zooplankton berkisar dari 6–12 taksa. Hasil dari penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai bahan pertimbagan dalam monitoring kualitas air di Kepulauan Seribu. Kata Kunci : Gobah, renik, pulau kecil, tropis, unik
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.