Beranda/BARiFOLa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA REMPAH: STUDI PADA PENJUAL PISANG GORENG-AER GURAKA DI PANDARA KANANGA KOTA TERNATE

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Dalam rangka membangun image Ternate kota rempah, pemerintah membangun sejumlah infrastruktur untuk mencerminkan kota rempah. Salah satu sajian minuman rempah adalah aer guraka yang disajikan bersama dengan gorengan pisang. Tempat yang memadai ini menjadi daya tarik bagi pengunjung, baik masyarakat setempat maupun pendatang. Awal dibukanya Pandara Kananga tempat itu ramai dikunjungi, namun setelahnya jumlah pengunjung berkurang, karena masalah harga. Pendapatan penjual tidak sesuai target dan pembeli merasa bahwa harga paketan tersebut tidak ideal dan tidak logis atau terlalu mahal. Untuk itu maka solusi permasalahan yang akan kami tawarkan adalah dari sisi penjual harus membuat perhitungan proses produksi aer guraka-pisang goreng dengan menggunakan alat-alat berupa timbangan dan kalkulator serta format excel (komputer), karena selama ini perhitungan harga jual hanya menggunakan insting. Untuk itu target kami setelah pelaksanaan PKM, maka penjual dapat menyediakan produknya (aer guraka-pisang goreng) dengan harga jual produk yang ideal (berdasarkan harga pokok produksi dengan mempertimbangkan faktor inflasi, UMR, dan proses ambil untung melalui persentasi keuntungan). Solusi yang kami tawarkan tersebut membuat harga menjadi lebih bersaing bagi konsumen penikmat aer guraka-pisang goreng sehingga jumlah konsumen meningkat dan penjual akan memperoleh keuntungan. Dan target luaran lainnya adalah publikasi pada jurnal ilmiah dan kegiatan juga dipublikasikan pada media cetak atau media online lokal.Kata Kunci : City branding, Ternate kota rempah.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp