Beranda/Journal Of Khairun Community Services/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Penerapan Sistem Digitalisasi Pada Kegiatan Posyandu Melati I Di Desa Borisallo Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Pos pelayanan terpadu atau disingkat menjadi Posyandu merupakan salah satu upaya memantau dan meningkatkan kesehatan balita dan ibu hamil di lingkungan masyarakat tertentu dimana pengelolaannya oleh, dari dan diperuntukkan bagi masyarakat. Salah satu posyandu yang terdapat di Desa Borisallo Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan adalah Posyandu Melati I. Kader-kader posyandu mendokumentasi data tumbuh kembang bayi, pemberian vitamin A, imunisasi dan vaksin pada balita, mencatat perkembangan kesehatan ibu hamil dan para lansia yang berada di wilayah cakupan posyandu tersebut secara manual. Selanjutnya tampak sebagian besar kader posyandu kurang tanggap dalam pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) membuat prototipe sistem digitalisasi kegiatan Posyandu Melati I. Tim juga memberikan penyuluhan dan pelatihan selain kepada para kader juga ke beberapa aparatur desa Borisallo tentang sistem digitalisasi posyandu dan pemanfaatannya serta memotivasi mereka untuk menggunakan teknologi informasi dikeseharian hidupnya. Tim PKM menjelaskan materi terkait sistem digitalisasi dan pemanfaatannya, memberikan sesi tanya jawab, mendemonstrasikannya. Setelah itu, peserta mempraktekkan penginputan data-data yang ada di buku posyandu ke prototipe sistem digitalisasi yang telah dirancang dimana pelaksanaan ini didampingi dan diarahkan oleh tim PKM. Melalui kegiatan PKM ini, petugas kesehatan dan para kader Posyandu berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemanfaatan sistem digitalisasi pendataan kegiatan Posyandu Melati I.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp