Beranda/JURNAL BIOEDUKASI/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Uji Antimikroba Minyak dengan Variasi Katalisator Hasil Pengolahan Limbah Medis Padat Pasca Sterilisasi Secara Pirolisis terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Semakin hari peningkatan limbah medis semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Pengolahan limbah medis dapat dilakukan dengan metode insinerasi, microwaving, hingga pirolisis. Dalam proses pirolisis diperlukan katalisator untuk mempercepat reaksinya. Hasil pirolisis dapat berupa cair, padat, dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan uji resistensi antimikroba dari minyak kontrol dan dengan variasi katalisator hasil pengolahan limbah medis padat pasca sterilisasi dengan metode pirolisis menggunakan bakteri Staphylococcus aureus yang tidak dapat mendegradasi hidrokarbon. Minyak hasil pirolisis limbah medis padat kemudian di uji antimikroba dengan bakteri S. aureus dengan metode sumuran. Metode yang digunakan dengan mengukur zona bening yang terbentuk pada media lalu dianalisis dengan uji anova satu arah. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata zona bening yang terbentuk dari minyak kontrol, etilen glikol, dan N-Heksana adalah 15,88 mm, 15,06 mm, dan 13,56 mm dimana termasuk ke dalam kategori kuat. Hal ini menunjukkan bahwa sampel minyak hasil pirolisis memiliki aktivitas sensitivitas kuat terhadap bakteri S. aureus dan bakteri tidak mendegradasi senyawa hidrokarbon. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai 0,247 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara minyak kontrol, minyak etilen glikol, dan minyak N-Heksana terhadap zona bening yang terbentuk dengan bakteri uji. Kata kunci: Antimikroba, limbah medis padat, pirolisis, Staphylococcus aureus

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp