Beranda/Jurnal Ilmiah Cahaya Paud/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Implikasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini: Tinjauan Terhadap Peran, Tantangan, dan Peluang

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami implikasi Kurikulum Merdeka dalam pengembangan pendidikan agama Islam pada anak usia dini, dengan fokus khusus pada peran, tantangan, dan peluang yang muncul. Metode yang digunakan adalah Library Research, yaitu metode di mana peneliti mencari, mengumpulkan, dan menganalisis sumber data untuk menyusun laporan penelitian berbagai topik, termasuk pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki implikasi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan agama Islam pada anak usia dini. Dalam tinjauan ini, peran, tantangan, dan peluang dari Kurikulum Merdeka dalam konteks pendidikan agama Islam perlu diperhatikan. Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang luas bagi pengintegrasian nilai-nilai agama Islam dalam setiap aspek pembelajaran anak usia dini, memungkinkan penyampaian ajaran agama Islam secara kontekstual dan relevan. Adapun tantangannya seperti kurangnya sumber daya dan pelatihan bagi guru serta pemahaman masyarakat masih menjadi hambatan dalam implementasi yang efektif. Meskipun demikian, adanya peluang seperti pengembangan metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi informasi, dan kerjasama lintas sektor memberikan harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam pada anak usia dini. Dengan langkah-langkah kebijakan yang tepat dan implementasi yang berkelanjutan, diharapkan manfaat Kurikulum Merdeka dalam pengembangan pendidikan agama Islam pada anak usia dini dapat dioptimalkan, sehingga menghasilkan generasi yang memiliki kesadaran mendalam terhadap agama dan nilai-nilai luhur.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp