Beranda/JIKK/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Implementasi multibeam echosounder sebagai alat bantu pencarian rambu penuntun yang runtuh di alur pelayaran Sungai Kapuas Pontianak

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Abstract Sungai Kapuas Pontianak memiliki lebar alur pelayaran yang sempit dengan sistem rute satu arah ( One Way Route ). Untuk mengurangi bahaya dalam berlayar dialur pelayaran tersebut diperlukan alat navigasi berupa rambu penuntun. Berdasarkan informasi yang didapatkan adanya rambu penuntun I yang runtuh dan membahayakan alur pelayaran. Sehingga perlu dilakukan survei hidrografi-batimetri menggunakan teknologi alat Multibeam Echosounder (MBES). Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik koordinat dan arah objek rambu penuntun. Metode pemeruman adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data kedalaman perairan di wilayah survei. Setelah dilakukan pengolahan data didapatkan koordinat rambu penuntun yang runtuh yaitu 0°4’29†N - 109°10’02†E serta mengalami perpindahan posisi sekitar ± 38 meter. Rambu penuntun yang telah di temukan tidak menghalangi alur pelayaran dikarenakan posisinya sejauh 240,39 meter dari alur pelayaran. Untuk hal tersebut maka rambu penuntun tidak perlu dilakukan pengangkatan hanya diberikan bouy penanda. Kata Kunci : Rambu Penuntun, Multibeam Echosounder, Hidrografi-Batimetri

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp