Abstrak Artikel
Abstract Ekosistem mangrove dengan keunikan yang dimilikinya, merupakan sumberdaya alam yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai tempat kunjungan wisata. Penerapan sistem ekowisata di ekosistem mangrove merupakan suatu pendekatan dalam pemanfaatan ekosistem secara lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis mangrove, menentukan kesesuaian lahan ekowisata mangrove dan menentukan daya dukung kawasan ekowisata mangrove di Desa Tuada Kecamatan Jailolo. Hasil penelitian diperoleh komposisi jenis mangrove yang diperoleh sebanyak 12 jenis Rhizophora apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, B. parviflora, Ceriops decandra, Sonneratia alba , Avicennia lanata, Xylocarpus granatum , Nypa fruticans, Scyphiphora hydrophyllaaceae dan Lumnitzera littorea, Acrostichum aureum dan Acrostichum speciosum . Kawasan hutan mangrove Desa Tuada berdasarkan aspek ekologi sangat sesuai untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata mangrove. Daya Dukung Kawasan ekowisata mangrove Desa Tuada sebanyak 176 orang/hari yang terdiri dari kegiatan tracking (39 org/hari), memancing (12 orang/hari), berperahu (34 orang/hari), Bird watching (9 orang/hari), piknik (75 orang/hari dan camping (5 orang/hari). Kata kunci : Kesesuaian, daya dukung kawasan, hutan mangrove, Desa Tuada
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.